Rona Kehidupan
Cahaya pagi menyeruak
Sinar emas membayangi waktu
Tetes embun enggan untuk berlalu
Warna kehidupan bernafas bebas
Tapi...
Dimana sekelebat kalbu yang membaur lembut
Sukma yang tiada jiwa
Tak tertumpah bagai batuan kokoh
Hingga langit menjadi pelangi
Sinar jingga merona menjadi kelam
Sang surya terpungkur
Berganti bulan menjadi penguasa langit
Bertemu cahaya kecil yang memecah keheningan
Deru air mata membasahi bumi
Menari menyentuh bumi dengan anggun
Tanpa gemuruh suara
Menanti pengganti jiwa yang baru
Datang dan tersenyum
Tidak ada komentar:
Posting Komentar